MUTU PENDIDIKAN IT???

Kebutuhan manusia akan teknologi semakin meningkat, mulai dari instansi pemerintah, bisnis sampai lembaga pendidikan.
Bagi lembaga pendidikan teknologi informasi sangat membantu dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di kelas.
Saya sempat miris sewaktu ngikutin acara E-LifeSTYLE nya MetroTV, kalau gak salah waktu itu bulan Agustus 2007 mengenai pendidikan informatika di Indonesia, waktu itu narasumbernya pak RIDHO namanya dan satunya ???? (lupa …tuh..). Pak Ridho berpendapat (yah..bukan hanya sekedar berpendapat..tapi, pengalaman lapangan beliau;maklum orang IT gitu loh..) bahwasanya banyak lulusan lembaga pendidikan informatika di negeri ini kurang kompeten (tidak aplicable dg industri IT), waduhhhh….padahal sehari sebelumnya saya baru daftar di salah satu sekolah tinggi komputer di kota Oedang.
Sewaktu pak Ridho beri pandangan seperti itu, lalu si Host (bMak Meutia Hafidz) bilang “berarti kalau sekarang orang udah pada daftar di sekolah IT jadi rugi dong???”. “ya..gak semuanya sih!!, ada lembaga yang memang materinya berbobot” jawab pak Ridho.

Sekarang sy udah menjalani bebarapa hari/bulan masuk kuliah, tapi yang saya rasakan seperti halnya apa yang dikatakan oleh pak Ridho….he.he…he dosennya masih pada nyantai, bahkan yang membuat saya tidak ngehhh adalah disaat seorang dosen saya tanya tentang sesuatu (masih bekaitan dg IT nih…), eh…beliau gak tahu (seperti dengar kata asing) weleh…weleh ternyata dosen saya kurang mengikuti perkembangan IT.

Harapan saya kalau lulusan IT seharusnya punya kemampuan lebih di bidang IT ketimbang yang bukan lulusan IT, kalau kita perhatikan sekarang banyak jago-jago IT yang bukan lulusan lembaga IT. …

Yah….paling tidak lulusan lembaga IT lebih unggul daripada yang bukan lulusan lembaga IT.
Kalau kemampuan bergantung pada siswa/mahasiswanya … lebih baik belajar sendiri aja….gak usah sekolah/kuliah IT.